Ten Thousand Hours Rule (Peraturan 10.000 Jam) 4 Juni 2010
Posted by menatamimpi in Uncategorized.1 comment so far
Landasan Ilmiah. Pada tahun 1993, tiga orang akar bernama K. Anders Ericsson, Ralf Th. Krampe, dan Clemens Tesch Romer melakukan penelitian di Berlin Academy of Music. Mereka berusaha menemukan jawaba, bagaiaman seseorang bisa menjadi pakar dalam bidangnya atau dengan kata lain menjadi seorang expert.
Dibantu seorang profesor, mereka mengelompokkan mahasiswa tingkat akhir ke dalam tiga kategori: 1) calon guru musik, 2) calon pemusik profesional, 3) calon maestro musik dunia. Pertanyaan mereka adalah: Semua mahasiswa yang diterima dan belajar di akademi tersebut, pastilah orang-orang berbakat. Lalu kenapa akhirnya ‘nasib’ mereka berbeda? Ada yang sekedar menjadi musisi biasa, dan ada yang bisa menjadi expert.
Untuk memperkuat hasilnya, mereka ulang penelitiannya dengan model pengkategorian yang sama, namun menggunakan sample profesi yang beragam, mulai dari musisi, pemain catur, sampai dengan olahragawan. Akhirnya, mereka berhasil membuat kesimpulan luar biasa.
Hasil penelitian. Ternyata yang membedakan ketiga kategori itu adalah berapa lama waktu yang telah mereka alokasikan untuk berlatih menjadi yang terbaik dalam profesi pilihannya. Mereka yang berhasil menjadi expert telah mengalokasikan waktu untuk berlatih selama 10.000 jam. Kesimpulan itu, kini dikenal sebagai 10.000 hours rule (peraturan 10.000 jam).
Banyaknya waktu yang diinvestasikan untuk berlatih, dan cara berlatihnya, akan sangat menentukan hasilnya. Apakah anda bisa menjadi yang terbaik, atau anda hanya menjadi orang biasa. Yakinlah, tidak ada jalan pintas untuk menjadi expert.
The Beatles. Peraturan 10.000 jam dipopulerkan Malcolm Gladwell dalam buku The Outliers. Berapa lama 10.000 jam itu?jika kita mengalokasikan waktu 3 jam sehari untuk berlatih, berarti dibutuhkan 10 tahun bagi kita untuk bisa menjadi seorang expert. Dalam bukunya itu, Gladwell mengulas The Beatles, band populer asal Inggris sebagai contoh sederhana yang membuktikan ‘kebenaran’ peraturan 10.000 jam.
The Beatles didirikan tahun 1957, ketika Paul Mc Cartney bertemu John Lenon. Mereka kemudian pindah ke US tahun 1963, yang kemudian terkenal dengan istilah The British Invasion. Tahun 1967, the Beatless melahirkan sebuah album yang menjadikan mereka sebagai dewa musik. Album itulah yang membuat mereka diakui sebagai orang-orang terbaik dibidang musik, atau dalam istilah kita, telah menjadi expert dunia. Ternyata, The Beatless butuh 10 tahun untuk bisa sukses.
Bill Gates. Contoh kedua adalah Bill Gates, yang mulai menekuni programing komputer di tahun 1968 ketika dia berumur 13 tahun. Pada usia 20 tahun, dia mendirikan Microsof yang tidak lama kemudian dipercaya sebuah sebuah perusahaan raksasa, untuk membuat sistem operasi IBM PC sebagai produk komputernya yang terbaru saat itu. Tentu saja, IBM tidak akan mempercayakan produk andalannya pada sembarang orang. Mereka pasti akan mempercayakan pada seseorang yang dianggap expert. Berapa lama Bill Gates berusaha menjadi seorang expert? Ternyata hanya 7 tahun.
Kenapa tidak 10 tahun? Karena Bill Gates menginvestasikan waktu untuk berlatih lebih dari 3 jam sehari. Di dalam autobiografinya ditulis, dia biasa berlatih 7-8 jam sehari, bahkan tidur di lab komputer. Jadi wajar ketika usianya baru 20 tahun, dia sudah mengantungi lebih dari 10.000 jam.
Deliberate Practice. Perlu dipahami, 10.000 jam yang dimaksud pada teori ini, bukan jam terbang seseorang dalam melakukan pekerjaan tertentu. Melainkan waktu yang diperlukan seseorang berlatih secara terus menerus dan disengaja, untuk meningkatkan keterampilannya. Lebih tepat disebut, deliberate practise seperti dikatakn Anders Ericsson.
Kasus. Dalam salah satu pelatihan eksekutif perusahaan, seorang peserta berkata pada saya, “Pak, kalau 10.000 jam adalah patokah untuk dianggap sebagai expert, berarti sejak 5 tahun lalu saya sudah jadi expert dong.” “Oh ya? Tanya saya. “Lha iya, wong saya ini sudah melakukan pekerjaan saya selama lebih dari 15 tahun!” katanya serius. Saya jadi tersenyum. Dia salam memahami peraturan 10.000 jam.
Padahal 10.000 jam itu adalah waktu yang dialokasikan untuk berlatih secara khusus atau disebut dengan delibrate practice. Bukan sekedar jam terbang seseorang dalam melakukan pekerjaan tertentu.
Anders Ericsson. Dalam buku the Cambridge Handbook of Expertise and Expert Performance, Anders Ericsson menegaskan bahwa, “peningkatan keahlian seorang expert tidak terjadi secara otomatis sebagai konsekuensi dari pengalaman… tantangan yang paling prinsipil untuk meraih tingkat keahlian seorang expert adalah dengan menerapkan perubahan yang spesifik dan stabil yang mengakibatkan keahliannya secara bertahap meningkat.”
Jadi pada kasus peserta pelatihan tadi, bisa jadi latihan untuk pekerjaannya hanya berlangsung pada tahun pertama ia bekerja. Setelah itu hasil latihannya dia ulang terus menerus selama 15 tahun. Berarti dia belum mengikuti peraturan 10.000 jam deliberate practice, sehingga jauh dari layak jika menganggap dirinya sudah expert. Jadi, peraturan 10.000 jam menjadi expert baru berlaku, jika selama 10.000 jam tersebut anda terus menerus melakukan deliberate practice.
Ciri-ciri sebuah aktivitas deliberate practice. Ciri-ciri sebuah aktivitas deliberate practice menurut Anders Ericsson adalah sebagai berikut:
ü Didesain khusus untuk meningkatkan performa atau keterampilan tertentu
ü Memiliki tujuan spesifik dan berjenjang
ü Melampui kemampuan yang dimiliki saat itu
ü Dilakukan dengan gairah dan semangat yang besar
ü Mendapatkan feedback secara berkesinambungan dari seseorang yang dianggap ahli dalam bidang tersebut
Mereka yang berhasil menjadi expert dalam penelitian Anders Ericsson, ternyata memang telah mengalokasikan waktu 10.000 jam deliberate practice. Bukan sekedar jam terbang menjalankan profesinya.
Tiger woods sang pegolf legendaris. Tiger woods tidak tiba-tiba menjadi pegolf legendaris. Dia melakukan deliberate practice. Sudah banyak buku dan artikel yang menceritakan bagaimana Woods berlatih setiap hari dengan jadwal yang tersusun rapi. Ia berlatih di bawah pengawasan seorang pelatih golf profesional sejak usia 4 tahun. Setiap kali Woods sudah merasa menguasai suatu teknik tertentu, maka ia akan memaksa dirinya belajar menguasai teknik yang lebih sulit lagi. Woods bahkan secara sengaja menjatuhkan bola golfnya ke bunker pasir, supaya dia bisa menghabiskan waktu berhari-hari untuk menyempurnakan cara memukul bolanya dari bunker tersebut.
Delibrate Practice Bayi Hingga Bisa Berjalan. Sebenarnya manusia tumbuh dan berkembang secara alami melalui proses delibrate practice. Ketika masih bayi, kita ingin bisa berjalan, sebuah ketrampilan atau kemampuan yang saat itu kita belum miliki. Maka kita membuat tujuan specifik dan berjenjang. Kita tidak langsung mencoba berjalan, melainkan berusaha secara berjenjang dengan target yang ditetapkan secara jelas dan setiap tahapan. Kita memulainya dengan belajar merangkak. Begitu mahir merangkak, baru berdiri meniti meja, kemudian berjalan dipapah orang dewasa. Barulah kemudian kita mencoba berjalan sendiri.
Setiap tahapan tadi kita lakukan dengan konsisten, dan dengan gairah yang besar serta semangat pantang menyerah. Pasti kita sempat terjatuh beberapa kali, tapi kegagalan itu tidak membuat kita berhenti belajar. Pada setiap proses tersebut, kita mendapatkan arahan dan feedback dari seorang yang ahli yaitu orang tua kita. Itulah deliberate practice, sebuah proses latihan yang sudah secara alami terprogram dalam diri kita sebagai manusia.
Life is short play more, Hidup ini Singkat berbuatlah yang lebih berarti 9 Mei 2010
Posted by menatamimpi in Uncategorized.add a comment
Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.
Betapa indah kata-kata tersebut. Namun, adakah kenyataan tersebut dalam kehidupan? Hampir mustahil itu terjadi, karena orang yang telah melakukan perjuangan keras saja sulit untuk mendapatkan kesuksesan (sukses dunia maupun akhirat) apalagi hidup dihiasi dengan manja dan foya-foya.
BIDAN EXPERT 9 Mei 2010
Posted by menatamimpi in Uncategorized.add a comment
Sebuah pertanyaan masuk ke HP: Assalamualaikum. Pak Fatah saya Asih –akbid Magelang, mau tanya sesuatu, dapatkah bapak memberi solusi? Bagaimana cara menjadi bidan yang expert tanpa meninggalkan kewajiban sebagai istri dan ibu nantinya? Jazaakallahu khoiron.
Tidur ba’da Subuh 31 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Uncategorized.1 comment so far
Hindari kebiasaan tidur ba’da subuh. Jika kita sangat dibebani kantuk, bertahanlah dan bersabarlah, karena biasanya kebiasaan itu akan terbentuk setelah tiga hari kita melakukan suatu ritme yang berbeda. Selanjutnya, insya Allah kita tidak akan merasakan kantuk sedahsyat sebelumnya. (lagi…)
Mimpi adalah kunci menaklukkan dunia 22 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Uncategorized.Tags: Kunci, Mimpi
1 comment so far
Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, kata Nidji. Di sebuah majalah butut terbitan beberapa tahun lalu, seorang wanita cantik petinggi Unilever bermimpi: ingin menjadikan ice cream (Walls) sebagai menu wajib sehari-hari di Indonesia. Mereka sudah menyiapkan perencanaan jangka panjang. Bukan hal yang mudah, tetapi dengan kerja keras dan kesabaran pasti bisa dicapai. (lagi…)
Segala sesuatu dimulai dari impian 22 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Uncategorized.Tags: Mimpi, Target Hidup
1 comment so far
Dari setiap seminar, orang-orang menjadi sukses, mesti dijelaskan pentingnya goal, impian, sasaran. Tapi jarang sekali dijelaskan bahwa bagaimana memanfaatkan impian tadi untuk mencapai apa yang kita inginkan. (lagi…)
Mimpi adalah kunci menaklukkan dunia 22 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Uncategorized.Tags: Kunci, Mimpi
add a comment
Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, kata Nidji. Di sebuah majalah butut terbitan beberapa tahun lalu, seorang wanita cantik petinggi Unilever bermimpi: ingin menjadikan ice cream (Walls) sebagai menu wajib sehari-hari di Indonesia. Mereka sudah menyiapkan perencanaan jangka panjang. Bukan hal yang mudah, tetapi dengan kerja keras dan kesabaran pasti bisa dicapai. (lagi…)
Kapak Kayu 22 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Uncategorized.3 comments
Alkisah, ada seorang penbang pohon yang sangat kuat. Dia melamar pekerjaan pada seorang pedagang kayu, dan dia mendapatkannya. Gaji dan kondisi kerja yang diterimanya sangat baik. Karenanya, sang penebang pohon memutuskan untuk bekerja sebaik mungkin. Sang majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkannya area kerjanya. (lagi…)
Deliberate Practice 22 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Uncategorized.add a comment
Menurut banyak literatur yang saya baca, bila kita ingin menjadi orang yang ahli di bidangnya memerlukan waktu sepuluh ribu jam latihan (jam terbang). Namun latihannya bukan hanya sekedar latihan yang berulang akan tetapi latihan dengan intensitas yang terus meningkat, istilah kerennya deliberate practice. Bila kita ingin mencapai angka sepuluh ribu jam lakukanlah deliberate practice secara bertahap, 3 jam per hari. Bila Anda konsisten lakukan ini maka 10 tahun yang akan datang Anda sudah menjadi ahli di bidang yang Anda tekuni. (lagi…)
Masalah Adalah Tantangan 22 Oktober 2009
Posted by menatamimpi in Inspirasi.Tags: Masalah, Tantangan
add a comment
Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yg dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan di balik setiap masalah. (lagi…)